Lelilef  adalah satu desa yang baru saja dimekarkan menjadi sebuah kecamatan, yaitu kecamatan weda tengah, lelilef sendiri berada di central weda. desa ini dihuni oleh kira lebih dari 2000 jiwa, dan dibagi menjadi dua desa, yaitu desa Lelilelf Woebulen dan desa Lelilef Sawai. Lelilef Woebulen penduduknya beragama muslim dan Lelilef Sawai bergama Kristen, walau demikian kami hidup sangat ramah, saling menghargai antara satu sama lain..

Desa ini Memiliki kekeyaan alam yang melimpah, teruma nikel… sehingga banyak perusahan tambang yang beroprasi di sana. perusahan pertama melakukan kegiatan penambangan yaitu PT. Weda Bay Nickel, dan sekarang ini adalagi satu perusahan yang masuk yaitu PT. Tekindo Energi, dan ada juga perusahan-perusahan lain yang baru saja masuk…..

Masyarakat kedua desa sangat senang dengan hadirnya perusahan2perusahan tambang diatas, karena dengan hadirnya perusahan tambang, masyrakat ke dua desa sangat berharap dengan hadirnya perushan tambang bisa membawa perubahan, baik dibidang ekonomi, pendidikan, infrastruktur dan lain-lain.. dan itu telah terbukti PT. Weda Bay Nickel adalah yang pertama kali membawa perubahan tarutama di bidang infrastruktur, pendidikan dan ekonomi, contohnya PT. WBN memberikan bea siswa bagi pelajar yang ada di sekitar lingkar tambang untuk melanjutkan studi ke jenjang yang lebih tinggi lagi.dan ini bukan hanya dirasakan oleh masyrakat yang ada di desa Lelilef, tetapi seluruh masyrakat Halmahera Tengah…

kami masyrakat desa Lelilef sangat berterima kasih atas bantuan itu, tapi dengan hadirnya perushan tambang diatas selain membawa perubahan, juga membawa polusi, karena perusahan yang beroprasi sangat dengan desa Lelilef…. contohnya : pengangkutan Limeston oleh PT. WBN dari Kilo meter 5 ke bandara dan penimbunan jalan Oleh PT. Tekindo energi… kegiatan ini sangat dan sangat mengganggu dan membuat debu-debu berterbangan di atas desa kami…… dan mungkin akan menjadi desa pengekspor debu terbesar di maluku utara……

dengan adanya masalah diatas, maka kami sebagai putra asli Lelilef Woebulen yang tergabung dalam Himpunan Pelajar dan Mahasiswa Lelilef (HIPMAL) Woebulen membuat satu kegiatan yang tujuannya untuk mengurangi polusi yang terjadi di desa kami,, kegiatan ini diberi nama LELILEF MENANAM 2011. kami sangat mengharapkan kerja sama dan respon  positif dari berbagai pihak untuk mensukseskan kegiatan ini, teruma perusahan-perusahan yang melakukan kegiatan penambangan,, karena merekalah yang menciptakan polusi di desa kami….. kami sangat bersyukur karena sudah mendapat bantuan berupa pohon dari dinas Kehutanan Kota Ternate.. hanya kata terima kasih yang bisa kami sampaikan mudah-mudahan bantuan bapak bisa berguna dan bermanfaat….

mari menanam,…..

satu orang satu pohon….

satu pohon untuk satu generasi….

hijau itu indah…..

lelilaf hijau 2011

mungkin itu saja yang dapat saya sampaikan……

mudah-mudahan kegiatan ini bisa selesai sesuai dengan apa yang direncanakan

tak seorang pun akan menyalahkan anda tentang pemanasan global, kecuali anak-anak anda